Baing, 08
Agustus 2010
1.
Kebaktian Hormat.
Baca : Yohanes. 15 :18-16: 4
Nas : Hagai. 2 :21-24
Menyanyi : Mazmur. 95 : 1, 3, 4
Menyanyi : Mazmur. 46 : 1, 2, 4, 6, 7 12
Pasal Pengakuan Percaya
Menyanyi : Mazmur. 19
: 5, 6
Menyanyi : Mazmur. 27 : 1, 2, 7
Menyanyi : Ny.Roh. 24 : 3
Saudara –
saudara yang kekasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus!
“Lindungilah
dan tambahilah GerejaMu”
Itulah yang banyak
diucapkan dalam doa-doa anak-anak TUHAN
Doa itu penting sekali, sebab bukan saja dijelaskan bahwa
itulah kewajiban kita tetapi lebih dari itu dalam doa tersebut melukiskan
kehidupan anak-anak TUHAN yang demikian besar keinginanya akan Gereja TUHAN.
Dan doa ;“Lindungilah
dan tambahilah GerejaMu” Kita dapat pakai sebagai judul untuk khotbah ini. Mungkin saudara-saudara
sangka bahwa judul ini tidak ada sangkut pautnya dengan nats kita. Tetapi
sebentar kita akan melihat bahwa ’doa’ ini ada hubungannya dengan janji TUHAN kepada Zerubabel. Doa ini dikutip dalam KH-M 48, berhubungan dengan doa ke-2 yang berbunyi; ”Datanglah
kerajaan-Mu”.
”Lindungilah ... Gereja-MU”. Perhatikan bahwa kita tidak berdoa dan mengatakan gerejaku (kita mungkin berdoa demikian
dengan maksud supaya gereja kita besar). Tetapi kita berdoa
dan mengatakan Gereja-Mu. Lindungilah gereja
... dan tambahilah. Adalah dua kaki yang gereja harus pakai untuk berjalan ...;
adalah dua mata yang
dipakai, untuk melihat dengan baik. Semakin
mendekat waktu/Hari Kristus akan pulang, Gereja harus semakin giat dalam
membangun garis pertahanan. Supaya bilamana Kristus pulang Dia masih mendapat
percaya itu, di bumi ini?
Garis pertahanan yang dibangun adalah: Lindungilah Gereja-Mu! Doa ini selalu didengar dan
dikabulkan oleh TUHAN. Bukti untuk itu kita mendapat dalam nas kita; ada janji
kepada Zerubabel bahwa ia menjadi cincin-meterai pada tangan Allah.
Dan nas kita mulai dengan tanggal, yaitu tanggal 24 bulan itu
(bulan ke-9). Tanggal atau waktu penting
sekali; bukan saja akan menjelaskan bahwa semuanya berlangsung dengan teratur,
saat mana dan kapan. Tetapi lebih dari itu akan menegaskan apa yang akan
disampaikan TUHAN kepada anak-anak-Nya. Tuhan membangun perjanjian dengan
Zerubabel, dimana Zerubabel akan menjadi cincin-meterai pada tangan Allah. Tetapi
janji ini bukan saja suatu janji untuk dia pribadi. Tetapi janji itu juga kena
seluruh umat itu. Mereka semua sebagai
umat Tuhan adalah cincin-meterai pada Jari Allah. Dan apakah arti janji itu bagi Zerubabel dan atau
bagi umat TUHAN? Bangsa-bangsa dan raja-raja akan mengalami huru hara dan
kekacauan. Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan raja akan bangkit melawan
raja. Tetapi Zerubabel dan seluruh bangsa Israel tidak usah takut sebab TUHAN
akan melindungi mereka.
Mereka tidak akan terinjak-injak oleh tentara-tentara
besar itu. Pembangunan Bait Allah yang baru mereka mulai, tidak akan mungkin
sia-sia; musuh tidak akan meruntuhkannya. Bahkan Janji TUHAN tentang keselamatan Almasehi tidak
perlu diragukan.
Perlindungan TUHAN dilambangkan
dalam kiasan cincin meterai. Apakah cincin meterai itu?;
Cincin meterai itu adalah cincin yang Amat
berharga .....Menghilangnya cincin itu …. Seperti hilang sendiri (ingat
saja cincin perkawinan) Bila umat TUHAN adalah Cincin
meterai pada jari TUHAN itulah berarti bahwa TUHAN selalu mendengar
doa Gereja-Nya: Lindungilah Gereja-Mu! Tetapi itulah bukan karena mereka
sendiri yakni karena Umat TUHAN dan Zerubabel. Sebab mereka tidak layak menjadi cincin meterai di jari TUHAN.
Mereka di dengar bukan karena mereka sendiri tetapi karena Kristus.
Bagaimana hal itu dijelaskan dalam nats kita? Zerubabel
yang disebut-sebut di sini adalah ’Hamba Tuhan-yang dipilih Tuhan – bukan orang biasa saja. Ia adalah
keturunan Daud. Tetapi yang lebih penting lagi : ia bapa leluhur
(seorang nenek moyang) dari Kristus. Hal itu jelas sekali dalam PB. Baik di
silsilah Yesus Kristus di Injil Matius maupun di Lukas 3 ia disebut sebagai
bapa-leluhur (nenek moyang) Yesus Kristus. Dan di dalam Dia (Yesus Kristus,
Anak Daud) segala janji Allah diterapkan sepenuh-penuhnya. Karena Dia Gereja
itu dilindungi. Segala huru-hara pada masa Zerubabel (yang hebat sekali)
melambangkan hanya serangan kepada Gereja yang lebih hebat, yang akan terjadi
sesudah Kristus datang di dunia ini. Kristus mengatakan: ”Dalam dunia ini kamu akan menjalani penghambatan (penindasan); tetapi
kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia”. Kristus sendiri mengawasi
kita: banyak penghambatan, banyak kesukaran dan kesulitan dialami anak-anak
TUHAN. Banyak kesukaran menimpa Gereja TUHAN. Tetapi Betapapun hebatnya kekuasaan yang menantang Allah dan gereja-Nya dan betapa
cerdik sekalipun segala niat yang
jahat, yang dirancangkan melawan Sabda Allah yang kudus itu, Gereja akan tetap dilindungi (terpelihara), sampai kelak datanglah
kesempurnaan Kerajaan-Nya, yang di dalamnya Allah menjadi semuanya di dalam
semua. Mungkin musuh sangka, bahwa
ia sudah menang atas orang-orang
itu, yang bodoh dan yang hina (intimidasi), tetapi ia tidak tahu bahwa gereja
yang hina itu menjadi ’cincin meterai’ pada tangan Allah. Siapa yang menyentuh gereja, ia menyentuh Allah; ia coba akan
tarik cincin itu dari jari TUHAN. Siapakah yang berani mengambil cincin pada jari ALLAH? Gereja itu dilindungi – itu pasti! Sebab Tuhan tidak akan mungkin membiarkan
cincin-Nya ditarik dari jari-Nya. Sebab cincin itu demikian berharga. Terlebih
karena cincin ini dibeli dengan darah yang amat mahal.
Tetapi
walaupun begitu, bahwa kita tidak berarti apa-apa. kita tak pernah boleh
berhenti dengan berdoa; Bapa kami … lindungilah gereja-Mu.
Doa itu sendiri sudah merupakan usaha kita Ora et labora Sebagaimana
orang Yahudi tidak boleh menghentikan pekerjaannya pada Bait Allah, begitu juga
kita tidak boleh menghentikan pekerjaan kita untuk Kerajaan Allah.
Kalau kita berdoa: ’Lindungilah Gereja-Mu’, dan kita tahu bahwa
perlindungan gereja itu 100% pekerjaan Allah. Tetapi kita harus terus berbuat, sebab
tugas kita tidak selesai dengan berdoa saja, tetapi dengan ora et labora.
Kita terus berusaha bekerja untuk Kerajaan Sorga. Sebagai pengerja yang baik dan yang berkorban, maka kita
dengan sangat harus berdoa;
Lindungilah dan tambahilah Gereja-Mu!
AMIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar